Itulah, akibat terlalu lama menatap langit. Lupa sudah kaki tu sedang mencium bumi. Kau terlalu bahagia hidup bersama angkuh hingga kau lupa bersiaga. Lantas mampir sang pujangga keramat, menikam kau dengan bilah lidahnya. Lantaran itu, telan dan hadam engkau elok elok setiap bait itu, lalu putarkan akalmu. Kemudian dihentikanlah di takuk kesedaran.
No comments:
Post a Comment
> Leave your honestly respond HERE my FRIENDS <
> Thank you so much for reading <
^_^